PNM Peduli Perluas Bantuan Gempa NTT, Kini Sediakan Akses Air Bersih di Pengungsian
Liputan6.com, Jakarta - Setelah sebelumnya menyalurkan bantuan pangan dan perlengkapan dasar, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM melanjutkan dukungannya bagi warga terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kali ini, melalui program PNM Peduli, perhatian diberikan pada kebutuhan air bersih bagi warga yang masih bertahan di lokasi pengungsian.
PNM menyerahkan dua unit toren air untuk mendukung kebutuhan warga di Posko Pengungsian Robo, Ruteng. Kedua toren tersebut masing-masing memiliki kapasitas 2.200 liter dan 1.100 liter.
Toren air tersebut telah disumbangkan dan dipasang di lokasi pengungsian agar dapat dimanfaatkan secara bersama-sama oleh warga.
Air bersih yang tersedia bersumber dari PDAM Ruteng dan digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan dasar para pengungsi, mulai dari mandi, cuci, kakus (MCK), hingga kebutuhan minum.
Bagi warga yang masih tinggal di pengungsian, akses terhadap air bersih menjadi kebutuhan sehari-hari yang tidak dapat ditunda. Selain mendukung kebersihan lingkungan pengungsian, ketersediaan air juga menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan warga selama masa tanggap darurat.
Dua Toren Air untuk Penuhi Kebutuhan Dasar Pengungsi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330681/original/045138300_1787403255-de2c8bf8-9159-4e5f-9f35-fb4332187f31.jpeg)
Perbesar
Dukungan ini menjadi kelanjutan dari langkah PNM yang sebelumnya telah melakukan pemetaan kebutuhan masyarakat dan menyalurkan bantuan pangan ke sejumlah titik pengungsian di wilayah terdampak gempa. Respons PNM dilakukan secara bertahap, mengikuti kebutuhan yang ditemukan langsung di lapangan.
“Kami melihat kebutuhan masyarakat di pengungsian terus berkembang. Setelah pangan, air bersih menjadi kebutuhan yang sangat mendasar dan harus tersedia setiap hari. Karena itu, kami berupaya menghadirkan dukungan yang bisa digunakan bersama dan memberikan manfaat secara langsung bagi warga di posko,” ujar Kindaris, Direktur Utama PNM.
Menurutnya, bantuan dalam situasi bencana tidak selalu harus berbentuk bantuan yang langsung habis digunakan. Infrastruktur sederhana yang dapat dimanfaatkan bersama juga penting untuk membantu warga menjalani masa pengungsian dengan lebih baik.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330682/original/054570300_1787403255-c23bead7-a35f-4b62-984f-f1222179214b.jpeg)
Perbesar
“Harapannya, toren air ini bukan hanya membantu memenuhi kebutuhan hari ini, tetapi juga memberikan kemudahan bagi warga selama masih berada di pengungsian. Kami akan terus memantau kondisi di lapangan dan melihat kebutuhan apa lagi yang dapat kami dukung,” lanjut
Setelah memastikan kondisi karyawan dan melakukan pemetaan kebutuhan nasabah, PNM Peduli terus bergerak menyesuaikan bantuan dengan kebutuhan masyarakat. Dari makanan, kebutuhan bayi dan perempuan, dukungan dapur umum, hingga kini akses air bersih, bantuan PNM terus diarahkan pada kebutuhan yang paling dekat dengan keseharian warga.
Di tengah proses pemulihan pascagempa, PNM berharap dukungan tersebut dapat membantu meringankan beban warga dan membuat hari-hari di pengungsian sedikit lebih baik.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6