kingsheadwye.com

Polisi tak temukan tanda kekerasan kepada warga Kepri di Rembang

Polisi tak temukan tanda kekerasan kepada warga Kepri di Rembang

Selasa, 15 September 2026 16:46 WIB

Image Print

Petugas kepolisian bersama tim medis dan warga berada di sekitar lokasi penemuan jenazah seorang pria berusia 60 tahun di bangunan bekas warung di Dukuh Blitung, Desa Kalipang, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Senin (14/9/2026) malam. ANTARA/HO-Polres Rembang

Rembang (ANTARA) - Kepolisian Resor Rembang, Jawa Tengah, menyatakan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh seorang warga Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, yang ditemukan meninggal dunia di bangunan bekas warung di Desa Kalipang, Kecamatan Sarang.

"Korban bernama Guntur, warga Kelurahan Tanjung Batu Kota, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, diperkirakan meninggal dunia sekitar dua kali 24 jam sebelum ditemukan pada Senin (14/9) malam. Dari pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," kata Kapolres Rembang AKBP Muhammad Solikhin Fery di Rembang, Selasa.

Ia menjelaskan jenazah pria berusia 60 tahun tersebut ditemukan dalam kondisi telah mengalami perubahan fisik.

Petugas kepolisian bersama tim medis Puskesmas Sarang 1 kemudian melakukan pemeriksaan luar dan mengevakuasi jenazah sekitar pukul 19.15 WIB.

Peristiwa tersebut terungkap setelah pemilik bangunan, Sumirah, merasa khawatir karena korban tidak terlihat selama sekitar dua hari.

Sebelumnya, pada Kamis (10/9) sekitar pukul 16.00 WIB, korban menemui Sumirah yang sedang membersihkan rumput di sekitar rumahnya.

Saat itu, korban meminta izin untuk menempati sementara bangunan bekas warung milik Sumirah hingga Desember.

Kepada Sumirah, korban mengaku berada di wilayah tersebut untuk menunggui anaknya yang sedang mondok di Pondok Putri, Desa Kalipang. Sumirah kemudian mengizinkan korban menempati bangunan tersebut.

"Pada Jumat (11/9) sekitar pukul 16.00 WIB, korban mulai menempati bangunan tersebut setelah membersihkan dan mengepel ruangan. Sumirah juga memberikan kasur busa, bantal, dan tikar untuk digunakan korban," ujarnya.

Menjelang Magrib, korban diketahui pergi ke Masjid Wali Blitung untuk melaksanakan salat Magrib. Setelah itu, Sumirah tidak mengetahui kapan korban kembali ke bangunan bekas warung tersebut.

Pada Senin (14/9) malam, setelah melaksanakan salat Magrib, Sumirah merasa khawatir karena korban tidak terlihat. Ia kemudian meminta bantuan Suharyono (42) yang sedang menjaga konter telepon seluler di dekat lokasi.

Setelah pintu bangunan bekas warung dibuka, korban ditemukan telah meninggal dunia dalam posisi terlentang.

Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.