Polres Lamsel bagikan masker kepada warga terdampak abu Krakatau
Polres Lamsel bagikan masker kepada warga terdampak abu Krakatau
Kamis, 10 September 2026 05:21 WIB
Kapolres Lampung Selatan AKBP Dedy Kurniawan membagikan masker kepada warga terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di Kecamatan Palas, Rabu (9/9/2026) (ANTARA/Riadi Gunawan)
Pembagian masker ini merupakan langkah antisipasi untuk melindungi masyarakat dari paparan debu
Lampung Selatan (ANTARA) - Kapolres Lampung Selatan (Lamsel), AKBP Deddy Kurniawan membagikan masker kepada warga terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau saat meninjau kondisi masyarakat di Puskesmas Palas, Rabu.
Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan bersama dalam memastikan kondisi kesehatan masyarakat tetap terpantau setelah aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
“Pembagian masker ini merupakan langkah antisipasi untuk melindungi masyarakat dari paparan debu atau abu vulkanik yang dapat mengganggu kesehatan, terutama saluran pernapasan,” kata Deddy di Kalianda, Rabu.
Ia mengimbau masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan setelah erupsi, terutama keluhan pada saluran pernapasan, untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.
Menurut dia, fasilitas kesehatan di Kecamatan Palas telah disiagakan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan penanganan medis.
“Kami meminta warga tetap tenang, tetapi tetap waspada. Gunakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan bila ada keluhan kesehatan, segera mendapatkan pelayanan di fasilitas kesehatan,” ujar dia.
Dia menyebut Puskesmas dan instalasi gawat darurat (IGD) disiapkan untuk memberikan pelayanan selama 24 jam. Tim medis, termasuk dukungan alat kesehatan dan obat-obatan, juga dipersiapkan untuk menangani warga yang membutuhkan pelayanan.
Selain persoalan abu vulkanik, Deddy turut menyoroti potensi debu yang berasal dari aktivitas perbaikan dan pembangunan jalan di wilayah Kecamatan Palas.
Ia meminta pelaksana proyek melakukan penyiraman secara berkala guna mengurangi debu yang beterbangan dan berpotensi menambah gangguan terhadap masyarakat.
Langkah tersebut, kata Deddy, penting dilakukan untuk menjaga kualitas udara di sekitar permukiman dan fasilitas umum, khususnya ketika masyarakat masih menghadapi dampak abu vulkanik akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Pewarta : Riadi Gunawan
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.