Prabowo: Pengabdian TNI-Polri selalu diingat rakyat - ANTARA News Jawa Timur
Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pengabdian TNI dan Polri kepada masyarakat selalu dipantau dan diingat oleh rakyat sehingga para prajurit dan anggota kepolisian harus terus memberikan yang terbaik sebagai bentuk pengabdian kepada rakyat.
Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan secara virtual dari Istana Merdeka, Jakarta, dalam acara peresmian 3.395 jembatan yang dibangun TNI dan Polri serta 3.000 sumber air bersih yang dibangun TNI Angkatan Darat, yang digelar terpusat di Jalan Bayah-Cikotok, Desa Bayah Barat, Kabupaten Lebak, Banten, Kamis.
"Saudara-saudara sekalian, walaupun mungkin saudara tidak merasa, tetapi semua perbuatan baik, semua pengabdian yang baik oleh pribadi, oleh pejabat, oleh pemimpin, itu sesungguhnya dimonitor, dipantau, dicatat, diingat oleh rakyat. Ingat hal itu," kata Presiden.
Prabowo mengatakan pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian penting dari tugas TNI dan Polri. Presiden pun mengapresiasi para prajurit dan anggota kepolisian yang bekerja di berbagai daerah, termasuk wilayah yang sulit dijangkau.
Menurut Prabowo, berbagai bentuk pengabdian yang dilakukan para prajurit dan anggota kepolisian menunjukkan bahwa TNI dan Polri mampu menangkap arti penting menjadi pemimpin yang bekerja untuk kepentingan rakyat.
Selain itu, pengabdian tersebut sekaligus membuktikan bahwa TNI merupakan tentara rakyat dan Polri merupakan polisi rakyat karena lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, dan memberikan yang terbaik untuk rakyat.
“Ini bukti bahwa sungguh-sungguh TNI adalah TNI rakyat dan Polri sungguh-sungguh adalah polisi rakyat. Ini yang harus kita ingat selalu,” kata Prabowo.
Dia menilai pengabdian tersebut juga menjadi bukti bahwa masyarakat Indonesia memiliki semangat persatuan dan gotong royong dalam membangun bangsa.
"Hari ini saya bangga, hari ini sungguh saya terharu. Hari ini kita buktikan bahwa bangsa Indonesia itu bangsa yang bersatu sungguh-sungguh. Bangsa yang gotong-royong, bangsa yang mampu menggali kekuatan kita sendiri untuk bekerja sebesar-besarnya untuk kemakmuran dan kebaikan rakyat," ucapnya.
Pewarta: Fathur Rochman
Uploader : Taufik
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.