Praktikno: Revitalisasi sekolah wujud pemerataan pendidikan
Bojonegoro, Jawa Timur (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno meresmikan pembangunan gedung SMPN 1 Padangan, Kabupaten Bojonegoro sebagai bentuk revitalisasi sekolah untuk mewujudkan program Presiden RI yakni meratakan pendidikan nasional.
"Program presiden salah satunya revitalisasi sekolah, artinya infrastrukturnya baik, seperti SMPN 1 Padangan yang selesai dibangun dan diresmikan sekarang ini," kata Pratikno di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Sabtu.
Pratikno menjelaskan revitalisasi sekolah di Bojonegoro tersebut sebagai bentuk perhatian pemerintah dalam membangun manusia melalui pendidikan.
Sekolah di Bojonegoro yang dibangun ada tiga yakni SMPN 1 Padangan, SMKN Ngambon, dan SMAN 2 Bojonegoro guna mewujudkan pemerataan pendidikan yang bermutu.
Pratikno mengingatkan membangun manusia tidak hanya melalui revitalisasi sekolah melainkan sumber daya manusia (SDM) juga sehat secara fisik, mental, sosial dan spiritual.
Baca juga: Kemendikdasmen: SDN Miangas dapat bantuan revitalisasi usai 5 dekade
Terlebih, kata dia, perkembangan media sosial juga menjadi salah satu tantangan yang perlu dihadapi bersama karena anak-anak dapat dengan mudah melihat berbagai gambaran kehidupan.
Situasi itu, lanjut dia, dapat memunculkan rasa takut tertinggal atau fear of missing out (FOMO). Padahal, kemampuan anak dalam menyaring informasi dan memahami dampak dari hal yang mereka lihat di media sosial belum tentu berkembang secara optimal.
"Orang tua dan sekolah harus bersama-sama mengurangi ketergantungan anak terhadap perangkat digital, seperti telepon seluler tidak digunakan sebagai pengganti pengasuh anak," ujarnya.
Oleh sebab itu, pemerintah turut melakukan percepatan digitalisasi pendidikan melalui penyediaan perangkat Interactive Flat Panel (IFP) atau papan interaktif digital di sekolah-sekolah.
"Perangkat tersebut untuk mempercepat kualitas pembelajaran dengan bantuan teknologi, guru bisa semakin mudah mengajari anak didiknya dengan cara lebih menarik," katanya.
Baca juga: Presiden targetkan revitalisasi satuan pendidikan selesai pada 2029
Baca juga: Kemendikdasmen: Revitalisasi tembus pulau terluar setelah 21 tahun
Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah/Muhammad Yazid
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.