PSIM gagal meraih kemenangan usai imbang 0-0 lawan Isenmulang
PSIM gagal meraih kemenangan usai imbang 0-0 lawan Isenmulang
Sabtu, 24 Oktober 2026 19:35 WIB
Pesepak bola PSIM Yogyakarta Johannes Daniel Maria Van Der Avert (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Isenmulang Kalteng FC Vinicius Ferreira De Jesus (kanan) pada pertandingan Super League 2026/2027 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (24/10/2026). Pertandingan berakhir imbang 0-0. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/tom.
Jakarta (ANTARA) - PSIM Yogyakarta belum mampu meraih kemenangan hingga pekan ketujuh BRI Super League 2026/2027 setelah ditahan imbang 0-0 oleh Isenmulang Kalteng FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Sabtu.
Hasil tersebut membuat PSIM tetap berada di zona degradasi, tepatnya peringkat ke-17 dengan dua poin, sedangkan Isenmulang menempati posisi ke-16 dengan tiga poin.
PSIM yang ditangani pelatih sementara Guntur Cahyo Utomo sebenarnya menciptakan sejumlah peluang, tetapi gagal mengubahnya menjadi gol.
Tim berjuluk Laskar Mataram itu langsung mengancam ketika pertandingan baru berjalan 36 detik melalui tendangan jarak jauh Adrian Purzycki yang ditepis penjaga gawang Isenmulang Lucas Frigeri.
Pada menit ketujuh, kesalahan umpan Frigeri nyaris dimanfaatkan Ezequiel Vidal. Bola hasil hadangan Vidal mengarah ke gawang yang kosong, tetapi masih melebar.
Dua menit kemudian, PSIM kembali memperoleh peluang melalui sundulan Franco Ramos Mingo, namun Frigeri mampu mengamankan bola.
Isenmulang mulai memberikan perlawanan pada menit ke-15 melalui tendangan Firman Ramadhan dari luar kotak penalti yang masih melambung di atas gawang.
Tuan rumah kemudian mencatatkan tembakan tepat sasaran pertama pada menit ke-25 melalui Shafa Abdillah, tetapi bola berhasil diamankan penjaga gawang PSIM Cahya Supriadi.
Dua menit berselang, Isenmulang hampir membuka keunggulan setelah Kenji Nishioka mengirimkan umpan kepada Modou Manneh. Namun, tendangan pemain asal Gambia itu masih melebar tipis di sisi kanan gawang.
Menjelang turun minum, PSIM kembali mengancam melalui tendangan Vidal yang masih dapat ditangkap Frigeri. Babak pertama pun berakhir tanpa gol.
Memasuki babak kedua, PSIM terus meningkatkan tekanan untuk mencari gol kemenangan.
Savio Sheva mencoba peruntungannya melalui tendangan jarak jauh pada menit ke-65. Bola sempat terlepas dari penguasaan Frigeri, tetapi tidak ada pemain PSIM yang mampu memanfaatkan peluang tersebut.
Pada menit ke-73, Savio kembali melepaskan tendangan dari luar kotak penalti, namun kali ini Frigeri mampu mengamankan bola dengan baik.
Peluang terakhir PSIM datang pada menit ke-88 ketika Vidal memenangi duel udara untuk menyambut umpan silang rekannya. Sayangnya, sundulan pemain asal Argentina itu masih melambung.
Hingga wasit meniup peluit panjang, kedua tim tidak mampu mencetak gol sehingga pertandingan berakhir dengan skor 0-0.
Hasil tersebut memperpanjang catatan tanpa kemenangan PSIM dalam tujuh pertandingan awal musim, sementara Isenmulang juga belum mampu keluar dari zona degradasi.
Susunan pemain:
Isenmulang Kalteng FC: Lucas Frigeri; Ardi Ramdani, Rafael Ribeiro, Leo Lelis, Firman Ramadhan, Douglas Cruz, Modou Manneh, Brayen Pondaag, Shafa Abdillah, Kenji Nishioka, Vinicius Baiano.
Pelatih: Mundari Karya.
PSIM Yogyakarta: Cahya Supriadi; Raka Cahyana, Franco Ramos Mingo, Jop van den Avert, Yusaku Yamadera, Muhammad Iqbal, Adrian Purzycki, Savio Sheva, Ezequiel Vidal, Mauro Caballero, Nermin Haljeta.
Pelatih sementara: Guntur Cahyo Utomo.
Pewarta : Zaro Ezza Syachniar
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026