PT STM salurkan bantuan untuk korban gempa NTT
“STM adalah bagian masyarakat dari Kepulauan Nusa Tenggara. Kami mencoba untuk turut hadir saat saudara-saudara kami di sana memerlukan bantuan. Semoga keterlibatan kami dapat membantu meringankan beban warga yang terdampak,”
Dompu (ANTARA) - PT Sumbawa Timur Mining (STM), pengelola eksplorasi tembaga Proyek Hu’u di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), menyalurkan bantuan logistik senilai lebih dari Rp270 juta bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bantuan tersebut disalurkan melalui gerakan ESDM Siaga Bencana, aksi kolaboratif Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama perusahaan pertambangan untuk mendukung penanganan masyarakat terdampak bencana.
Bantuan tersebut dikirim dari Kota Mataram menuju Posko AJU-I Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, yang berisi berbagai kebutuhan masyarakat di lokasi pengungsian antara lain pakaian dewasa dan anak-anak, popok bayi, susu, makanan kaleng, obat-obatan, terpal, dan matras.
Head of Communications STM Cindy Elza mengatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas perusahaan sebagai bagian dari masyarakat di kawasan Nusa Tenggara.
“STM adalah bagian masyarakat dari Kepulauan Nusa Tenggara. Kami mencoba untuk turut hadir saat saudara-saudara kami di sana memerlukan bantuan. Semoga keterlibatan kami dapat membantu meringankan beban warga yang terdampak,” katanya.
Cindy mengatakan keterlibatan pihaknya dalam gerakan ESDM Siaga Bencana merupakan bentuk dukungan terhadap kolaborasi pemerintah dan dunia usaha dalam penanganan bencana.
“Penanganan bencana membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak. Melalui ESDM Siaga Bencana, kami ingin turut mendukung respons darurat sekaligus membantu proses pemulihan bencana yang lebih baik,” ujarnya.
Tenaga Ahli Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekaligus Komandan Posko AJU-I Labuan Bajo, Mayjen TNI Mochammad Luthfie Beta, menerima langsung bantuan logistik tersebut, pada Minggu (23/8).
Luthfie mengatakan bantuan yang disalurkan perusahaan tambang telah sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak berdasarkan kondisi di lapangan.
“Yang disiapkan oleh STM sudah sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat,” ujarnya.
Menurut dia, kebutuhan mendesak masyarakat terdampak antara lain makanan, tenda untuk tempat beristirahat, kebutuhan dapur umum, serta dukungan perawatan pasien.
Ia mengatakan bantuan logistik dari perusahaan tambang itu akan didistribusikan ke empat kabupaten, yakni Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, dan Ngada.
“Jadi ada empat kabupaten. Nanti masing-masing PIC akan menentukan dan mencari informasi ke mana saja kira-kira titik-titik pendistribusian,” katanya.
Luthfie menjelaskan pendistribusian bantuan akan disesuaikan dengan kondisi akses menuju lokasi terdampak. Untuk wilayah yang tidak dapat dijangkau melalui jalur darat, bantuan akan diupayakan dikirim melalui jalur udara.
Baca juga: Tak bisa BABS lagi, Program Jamban STM jangkau 2.472 warga Hu'u
Baca juga: STM distribusikan 11 ekor sapi untuk perkuat solidaritas sosial di Dompu
Baca juga: Dorong kesejahteraan nelayan, Pemda Dompu dan STM bahas pembangunan Dermaga Hu'u
Pewarta : Ady Ardiansah
Editor:
Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026