PT WKS dukung Satgas penanganan karhutla di kawasan Pandan Sejahtera - ANTARA News Jambi
Jambi (ANTARA) - PT Wirakarya Sakti PT WKS, unit usaha APP Group, memberikan dukungan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan Karhutla di Desa Pandan Sejahtera, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi.
"Dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk berkontribusi dalam upaya penanganan Karhutla di sekitar wilayah operasional, sekaligus memperkuat sinergi bersama Satgas Karhutla dan unsur terkait di lapangan " kata Head Fire Operation Management FOM PT WKS Destian Nori, Kamis.
Dalam penanganan itu PT WKS mengerahkan personel Regu Pemadam Kebakaran RPK, sarana, dan peralatan pemadaman untuk membantu memadamkan kebakaran yang terjadi di areal perkebunan milik masyarakat.
Sejak menerima informasi kejadian kebakaran, Fire Operation Management FOM PT WKS segera mengerahkan personel RPK beserta peralatan pendukung menuju lokasi.
Pengerahan sumber daya dilakukan untuk mempercepat proses pemadaman serta penanganan titik api dan bara di lapangan.
Hingga Rabu (26/8), upaya penanganan masih terus berlangsung. Tim RPK bersama unsur gabungan melakukan pemadaman pada titik yang masih ditemukan api maupun bara, dilanjutkan dengan mop up berupa penyisiran dan pendinginan area terdampak.
Proses tersebut dilakukan untuk meminimalkan potensi munculnya kembali api dari bara yang masih tersimpan pada material terbakar maupun di sekitar area terdampak.
"WKS akan mengoptimalkan sumber daya yang tersedia, baik personel, peralatan, maupun dukungan mobilisasi sesuai kebutuhan di lapangan," kata Destian Nori.
Perusahaan berupaya memberikan dukungan secara optimal dalam proses pemadaman di Desa Pandan Sejahtera. Sebanyak 31 personel Regu Pemadam Kebakaran RPK kami kerahkan untuk membantu penanganan di lapangan, termasuk sarana dan peralatan pemadaman yang dibutuhkan.
Untuk mendukung operasi pemadaman, PT WKS mengerahkan 2 unit, ministriker, 1 unit WICK, 40 roll fire hose berdiameter 1,5 inci, 3 unit nozzle, 5 set peralatan manual, 1 unit alat berat, serta 3 unit kendaraan double cabin.
Seluruh sarana tersebut digunakan untuk mendukung mobilisasi personel, distribusi air, penyemprotan, serta penanganan titik api dan bara di lokasi kejadian.
Destian mengatakan koordinasi antarpersonel dan lintas pihak menjadi bagian penting dalam memastikan sumber daya yang tersedia dapat digunakan secara efektif sesuai kondisi di lapangan.
"Tim terus berkoordinasi dan melakukan penyisiran pada area terdampak. Setiap titik api maupun bara yang masih ditemukan segera ditangani agar tidak kembali berkembang," ujarnya.
Dalam penanganan Karhutla di Desa Pandan Sejahtera, PT WKS berkolaborasi dengan berbagai unsur terkait. Berdasarkan data lapangan, secara keseluruhan terdapat 78 personel yang terlibat dalam proses penanganan, yang berasal dari unsur masyarakat, Manggala Agni, BNPB, PetroChina, TNI, Polri, serta RPK PT WKS.
Keterlibatan berbagai pihak tersebut menjadi bentuk sinergi dalam memperkuat personel, sarana, dan koordinasi selama proses penanganan kebakaran berlangsung.
"Kami mengapresiasi dukungan dan kerja sama seluruh pihak yang terlibat di lapangan. Penanganan Karhutla membutuhkan koordinasi dan kerja bersama agar setiap sumber daya dapat bergerak secara optimal sesuai kondisi di lokasi," kata Destian.
Menurutnya, kolaborasi lintas pihak menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung percepatan penanganan kebakaran. Dengan dukungan personel dan peralatan dari berbagai unsur, penanganan dapat dilakukan secara terkoordinasi pada titik-titik yang membutuhkan perhatian.
PT WKS akan terus mendukung proses penanganan Karhutla di Desa Pandan Sejahtera sesuai arahan dan kebutuhan di lapangan. Tim FOM bersama Satgas Karhutla dan unsur terkait terus melakukan pemadaman, penyisiran, serta _mop up_ pada area terdampak hingga proses penanganan dinyatakan selesai.
Dukungan tersebut merupakan bagian dari kontribusi PT WKS dalam membantu penanganan Karhutla di sekitar wilayah operasional perusahaan, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, TNI-Polri, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan dalam upaya bersama mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan.
Pewarta: Rilis
Editor : Nanang Mairiadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.