kingsheadwye.com

Rahasia Umur Panjang Orang Jepang, Ini 7 Makanan-Minuman yang Dikonsumsi

Daftar Isi

Jakarta -

Jepang menjadi rumah bagi sebagian orang yang hidup paling lama di dunia. Menurut Kementerian Kesehatan setempat, per September 2025, jumlah penduduk yang berusia 100 tahun ke atas di Jepang mencapai 99.763 jiwa.

Negara ini memiliki angka harapan hidup terpanjang di dunia. Dikutip dari laman CNBC Make It, dua ahli gizi Jepang, Asako Miyashita dan Michiko Tomioka, MBA, RDN, membagikan beberapa makanan yang dikonsumsi untuk tetap sehat dan membantu hidup lebih lama.

Berikut beberapa makanan dan minuman sehat yang dapat dikonsumsi untuk membantu memperpanjang umur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Ubi Ungu

Berasal dari Okinawa, ubi ungu (disebut imo dalam bahasa Jepang) ini sering dimakan sebagai camilan atau hidangan penutup. Dikutip dari laman Eating Well, dalam 100 gram ubi ungu terkandung 57 mg antosianin, sejenis antioksidan yang telah terbukti mengurangi risiko beberapa penyakit kronis. Kandungan antosianin dan karbohidat sehatnya juga disebut memiliki khasiat anti-penuaan.

"Penelitian juga menunjukkan bahwa makanan tersebut dapat membantu memperbaiki kadar gula darah dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular," kata Asako.

2. Sup Miso

Sup miso merupakan salah satu makanan Jepang yang populer. Miso adalah pasta yang terbuat dari kedelai dan biji-bijian yang difermentasi.

Probiotik atau bakteri hidup maupun ragi dalam makanan fermentasi dapat membantu menyeimbangkan kesehatan usus dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Sebuah penelitian menemukan, pria dan wanita yang paling banyak mengonsumsi kedelai fermentasi, seperti miso, memiliki peluang 10 persen lebih rendah mengalami kematian dini akibat semua penyebab dibandingkan mereka yang jarang mengonsumsi makanan ini.

Dikutip dari laman WebMd, dalam seporsi sup miso 240 gram, terkandung:

  • 5 gram protein
  • 1,5 gram serat
  • 2 gram total karbohidrat.

Sup ini merupakan sumber makanan yang mengandung vitamin K, mangan, tembaga dan seng.

3. Rumput Laut

Rumput laut kaya akan mineral penting, seperti zat besi, kalsium, folat, dan magnesium. Asupan serat yang cukup dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung, stroke, hipertensi, dan diabetes tipe 2.

"Mengonsumsinya setiap hari membantu menambah serat dalam diet saya," kata Asako.

Rumput laut juga mengandung antioksidan, seperti fukoksantin dan fukoidan. Keduanya memiliki sifat anti-inflamasi, anti-penuaan, dan antikanker.

Dalam 7 gram rumput laut terdapat:

  • 4 gram protein
  • 0,3 gram serat
  • 1,7 gram karbohidrat.

4. Ikan Berlemak

Asako selalu menyertakan protein dalam menu hariannya, terutama ikan berlemak seperti salmon dan tuna. Lemak omega-3 dalam ikan dapat membantu menurunkan tekanan darah, menurunkan kadar trigliserida, dan meredakan peradangan.

"Di Jepang, kita sering mengucapkan 'itadakimasu,' yang berarti 'Saya menerima dengan rendah hati,' sebelum makan untuk menunjukkan penghargaan kita kepada hewan dan para petani. Saya percaya praktik makan dengan penuh kesadaran ini berkontribusi pada kesehatan dan kualitas hidup kita," ungkap Asako.

Untuk kandungan nutrisi, dalam 100 gram salmon terkandung sekitar 25,4 gram protein. Terdapat pula kandungan vitamin B12, vitamin B6, selenium, niasin, tiamin, fosfor, dan asam pantotenat.

5. Jamur Shiitake

Jamur shiitake merupakan salah satu bahan dasar untuk banyak masakan Jepang. Jamur ini kaya akan protein, serta vitamin D dan vitamin B. Jamur ini juga mengandung lentinan, yaitu polisakarida yang bisa membantu melawan peradangan.

"Saya menggunakan jamur shiitake kering untuk membuat dashi (kaldu sup) semalaman dengan rumput laut kombu, sup miso, saus salad, cuka, kari-pada dasarnya untuk segala hal," kata Michiko.

Dalam 4 jamur shiitake kering atau sekitar 15 gram terdapat:

  • 1 gram protein
  • 2 gram serat
  • 11 gram karbohidrat.

Dikutip dari Healthline, jamur shiitak juga mengandung banyak asam amino yang sama dengan daging.

6. Matcha

Michiko mengatakan, tantenya yang berusia 99 tahun mengonsumsi matcha setiap pagi, begitu pula dirinya. Teh hijau memang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

Matcha mengandung vitamin C, vitamin B, serat, protein, serta polifenol yang bersifat anti-inflamasi dan membantu melawan berbagai penyakit. Senyawa alami tersebut juga kaya akan antioksidan, yaitu nutrisi yang melindungi sel dari kerusakan.

Setengah sendok teh bubuk matcha mengandung 1 gram protein dan 1 gram serat.

7. Lobak Daikon

Lobak daikon dikenal dapat membantu mencegah pilek dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Satu buah lobak mengandung 124 persen dari kebutuhan harian vitamin C yang direkomendasikan.

Dalam satu lobak daikon dengan berat 338 gram terdapat

  • 2 gram protein
  • 5 gram serat
  • 14 gram karbohidrat.

Lobak ini juga mengandung vitamin C, asam folat kalsium, magnesium, kalium, dan tembaga.

(elk/tgm)