kingsheadwye.com

Ratusan aparatur sipil negara di Kota Bontang jalani tes narkoba - ANTARA News Kalimantan Timur

Bontang (ANTARA) - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bontang telah melakukan tes narkoba dadakan di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna menjaga Aparatur Sipil Negara (ASN) dari bahaya narkoba.

“Tes ini menyasar seluruh pegawai Pemerintah Kota Bontang tanpa terkecuali,” kata Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Bontang, Lulyana Ramdani di Bontang, Senin.

Menurut dia jumlah ASN Pemkot Bontang yang telah menjalani pemeriksaan narkoba kini sudah melampaui batas minimal enam persen dari jumlah ASN yang berjumlah 3.813.

"Hari ini, BNNK Bontang melakukan tes mendadak di kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bontang," katanya.

Ia mengatakan pemeriksaan dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya, tepat setelah apel pagi sekitar pukul 08.00 Wita. Petugas BNNK Bontang langsung mengarahkan para pegawai untuk menjalani tes urine di halaman Kantor Dishub Bontang.

“Dari total 101 orang yang menjalani tes, sebanyak 91 orang merupakan ASN Dishub Bontang, sedangkan 10 lainnya adalah siswa Taruna Perhubungan yang sedang mengikuti program magang,” katanya.

Sementara itu, delapan ASN lainnya tidak mengikuti pemeriksaan karena enam orang sedang cuti dan dua orang absen akibat sakit.

Dalam pemeriksaan tersebut, BNNK Bontang menggunakan alat tes urine dengan tujuh parameter untuk mendeteksi kandungan narkotika.

Metode ini memungkinkan petugas mengidentifikasi beberapa jenis zat sekaligus melalui sampel urine.

Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh peserta dinyatakan negatif narkoba. Tidak ditemukan satu pun peserta yang terbukti positif menggunakan narkotika berdasarkan hasil tes tersebut.

Lulyana menyebut, pelaksanaan tes narkoba bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kota Bontang akan terus berlanjut ke sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya.

Sejumlah OPD juga telah menyatakan kesiapan mengikuti program serupa. Selain itu, BNNK Bontang masih memiliki persediaan alat tes untuk mendukung pelaksanaan pemeriksaan berikutnya.

“Ke depan tes narkoba untuk ASN masih tetap akan berjalan. Karena ada permintaan dari beberapa OPD yang siap dan stok alat tes kami juga masih ada. Jadi tunggu saja waktunya,” ujarnya.

Pewarta: M Hafif Nikolas
Editor : Helti Marini S

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.