Rencana Richard Lee Setelah Bebas: Langsung Umrah hingga Bertekad Jadi Imam Salat
Liputan6.com, Jakarta - Dokter kecantikan Richard Lee mulai menyiapkan sejumlah rencana setelah menyelesaikan proses hukum yang sedang dijalaninya. Salah satu keinginannya adalah menunaikan ibadah umrah sebagai bentuk syukur jika mendapat kesempatan kembali berkumpul bersama keluarga.
Keinginan tersebut muncul setelah Richard banyak merenungkan perjalanan hidupnya selama menjalani masa penahanan. Ia bahkan menyampaikan niat itu kepada Ustaz Derry Sulaiman sebagai salah satu harapan yang ingin diwujudkannya.
"Saya banyak merenung sih, kalau misalnya suatu hari nanti Pak Ustaz, saya lewati hari ini, apa yang saya inginkan pada ulang tahun kali ini? Kalau saya dikasih rezeki, saya pengen menunaikan ibadah umrah nih, Pak Ustaz," ungkap dr. Richard Lee di Pengadilan Negeri Tangerang, Kamis (8/10/2026).
Selain menyiapkan rencana umrah, Richard memiliki target lain setelah kembali menjalani kehidupan di luar tahanan. Ia ingin memperdalam kemampuan salat hingga mampu menjadi imam bagi para karyawannya.
"Sampai suatu hari kayak kemarin, gak tahu kenapa saya bilang keluar dari sini saya harus bisa jadi imam salat. Pokoknya keluar dari sini saya harus bisa jadi imam salat. Kayak gimana pun caranya, pokoknya saya harus bisa. Diiringi karyawan saya, saya pengen depan, saya gak mau duduk di belakang," tegas Richard.
Momen Perbaikan Diri Richard Lee
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8520865/original/079839100_1782448478-1000568315.jpg)
Perbesar
Richard juga melihat masa penahanan selama sembilan bulan sebagai kesempatan untuk melakukan introspeksi. Ia berharap waktu yang dihabiskannya selama menjalani proses hukum tetap menghasilkan perubahan positif dalam kehidupannya.
"Ya paling gak kalau sembilan bulan ya gak ngapa-ngapain kan... ada improvement ya," ujar Richard.
Pengalaman tersebut juga membuat Richard ingin lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga jika mendapat umur panjang. Ia bertekad mendidik anak-anaknya sekaligus berbagi rezeki dengan orang-orang di sekitarnya.
"Makanya saya bilang kalau misalnya saya dikasih umur lebih panjang, saya pasti akan habisin hidup saya dan umur saya bersama dia. Saya akan didik anak-anak saya, dan saya kalau dikasih rezeki, insyaallah saya akan bagikan kepada karyawan dan orang di sekitar saya," kata Richard.
Kehilangan Momen Penting
Masa penahanan juga membuat Richard kehilangan sejumlah momen penting bersama keluarga. Ia tidak bisa merayakan ulang tahun istri, ketiga anak, ayah, hingga hari ulang tahun pernikahannya secara langsung.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
"Tahun ini spesial sih, bukan hanya saya sih, saya juga tidak merayakan hari ulang tahun istri saya, saya juga tidak merayakan hari ulang tahun ketiga anak saya: Jacob, James, Kenzo. Saya juga enggak ngerayain ulang tahun Papa saya, dan saya juga gak ngerayain ulang tahun pernikahan kami berdua," tuturnya.