Taruna AAL bekali siswa SR Trenggalek disiplin bela negara selama MPLS - ANTARA News Jawa Timur
Trenggalek, Jawa Timur (ANTARA) - Sebanyak lima taruna Akademi Angkatan Laut membekali kedisiplinan dan bela negara 241 siswa baru Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 01 Trenggalek melalui program Bhakti Taruna Akademi TNI 2026 sebagai bagian dari Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah.
Kepala SRT 1 Trenggalek Yogyantoro di Trenggalek, Jatim, Selasa, mengatakan keterlibatan taruna bagian dari pembentukan karakter siswa sejak awal memasuki lingkungan sekolah berasrama.
"Setelah pembukaan sekolah dan MPLS, kami melanjutkan rangkaian kegiatan bersama taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) melalui program Bhakti Taruna. Materi yang diberikan tidak hanya disiplin, tetapi juga pembiasaan, kemandirian, wawasan nusantara, wawasan kebangsaan, dan bela negara," katanya.
Ia menjelaskan kegiatan MPLS berlangsung sesuai pedoman Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Kementerian Sosial mulai pukul 07.00 hingga 16.00 WIB.
Namun, pembinaan karakter berlanjut selama 24 jam karena SRT menerapkan sistem pendidikan berasrama.
Menurut dia, siswa dibiasakan menjalani aktivitas harian sejak dini hari melalui ibadah, kegiatan belajar, hingga pembinaan keterampilan hidup, seperti merawat diri, berkomunikasi, bersosialisasi, dan memanfaatkan waktu luang secara produktif.
"Pembentukan karakter tidak berhenti setelah kegiatan formal selesai karena pembiasaan berlangsung sepanjang hari di lingkungan asrama," ujarnya.
Yogyantoro mengatakan sebagian besar peserta didik menunjukkan antusiasme tinggi mengikuti rangkaian MPLS meski masih memerlukan waktu untuk beradaptasi dengan pola kehidupan baru.
"Mereka senang bertemu guru dan teman-teman baru, tetapi tetap membutuhkan proses penyesuaian karena sebelumnya hidup bersama keluarga dengan pola yang berbeda," katanya.
Program Bhakti Taruna Akademi TNI di Trenggalek diikuti lima taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) didampingi seorang pembina selama 3-7 Agustus 2026.
Sebelumnya, lima taruna tersebut diterima di SRT 1 Trenggalek dalam seremoni yang dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kementerian Sosial, serta pemerintah daerah.
Kasdim 0806/Trenggalek Mayor Cpm Nur Yulianto mengatakan program Bhakti Taruna menjadi wahana bagi calon perwira TNI untuk belajar langsung dari masyarakat sekaligus memperkuat sinergi TNI dengan pemerintah daerah.
Ia menegaskan bahwa program Bhakti Taruna menjadi momentum bagi taruna untuk mengasah jiwa kepemimpinan sekaligus menghadirkan manfaat nyata melalui dedikasi dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Menurut dia, interaksi langsung dengan masyarakat diharapkan membentuk calon perwira TNI yang profesional, adaptif, dan memiliki kepedulian sosial sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia di daerah.
Pewarta: Destyan H. Sujarwoko
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.