The Fed Menaikkan Suku Bunga, Saham Big Banks Menguat Pada Sesi I Kamis (17/9)
ILUSTRASI. Saham bank-bank berkapitalisasi pasar jumbo (big banks) ditutup menguat di perdagangan sesi I hari ini, Kamis (17/9/2026). ?(KONTAN/Cheppy A. Muchlis)
Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pasca keputusan Federal Reserve (The Fed) menaikkan suku bunga acuannya pada Rabu (16/9/2026) kemarin, saham bank-bank berkapitalisasi pasar jumbo (big banks) ditutup menguat di perdagangan sesi I hari ini, Kamis (17/9/2026).
Di akhir perdagangan sesi I tadi, keempat saham emiten bank blue chip kompak menguat. Penguatan terbesar dicatatkan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), yakni sebesar 1,88% dibanding perdagangan sebelumnya menjadi Rp 4.340.
Menyusul saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik harga 0,6% ke Rp 3.350, Kemudian PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menguat 0,4% menjadi Rp 6.350, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik 0,27% ke harga Rp 3.740.
Baca Juga: OJK Menilai Kehadiran POJK 41/2025 Dapat Berdampak Positif bagi Modal Ventura Asing
Sebagai perbandingan, pada awal perdagangan hari ini BMRI dibuka di harga Rp 4.320, BBRI di Rp 3.350, BBCA di Rp 6.375, dan BBNI di Rp 3.770.
Hasil ini sejalan dengan penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 0,42% menjadi 6.453,61. Hari ini, IHSG dibuka di posisi 6.473,78
The Fed sendiri menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 bps ke kisaran 3,75%–4,00%. Pun potensi kenaikan lebih lanjut masih terbuka.
Baca Juga: OJK Atur Penyeragaman Nama Unitlink Subdana di RPOJK PAYDI, Ini Kata Allianz Life
Dalam proyeksi terbaru, 16 dari 18 pejabat The Fed memperkirakan setidaknya masih ada satu kali kenaikan suku bunga sebesar 25 bps hingga akhir tahun.
Artinya, suku bunga The Fed bisa mencapai 4%–4,25%, yang pada gilirannya juga berpotensi mengerek naik suku bunga acuan dalam negeri dan mempengaruhi suku bunga hingga kinerja kredit bank.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Tag
- saham bank
- Saham Bank Besar
- Kinerja Saham Bank