Tim SAR berhasil temukan dan evakuasi tujuh pendaki dari Gunung Nokolalaki Sulawesi Tengah - ANTARA News Megapolitan
Palu (ANTARA) - Tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi tujuh pendaki dari Gunung Nokolalaki di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng).
"Sudah dipastikan, ketujuh orang pendaki dalam keadaan sehat," kata Kepala. Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Palu Muh Rizal di Palu, Minggu.
Ia mengemukakan operasi pencarian dimulai sekitar pukul 08.40 WITA dari kaki Gunung Nokolalaki bersama unsur terkait, menuju lokasi terakhir dimana para korban beristirahat.
Dari kegiatan pencarian tujuh orang itu ditemukan tim SAR gabungan sekitar Pukul 14.10 WITA pada koordinat 1°13'36.77"S 120° 9'22.71"E di Pos 3 Gunung Nokolalaki.
"Setelah para korban ditemukan, lalu dievakuasi ke posko dan diserahkan kepada pihak keluarga. Waktu tempuh dari titik penemuan korban ke posko SAR kaki Gunung Nokolalaki sekitar 75 menit dengan berjalan kaki," ujarnya.
Sebenarnya dilaporkan 11 orang pada Sabtu (12/9) melakukan kegiatan pendakian ke Gunung Nokilalaki sekitar pukul 07.00 WITA, rencananya mereka melanjutkan pendakian menuju puncak.
Namun, para pendaki kehabisan persediaan logistik makanan, sehingga belum dapat turun dari gunung dan hingga kini tujuh orang lainnya masih terjebak di gunung.
"Empat orang memaksakan diri turun dari gunung berupaya untuk mencari bantuan dan melaporkan kejadian itu kepada Basarnas pada Minggu (13/9) sekitar Pukul 06.15 Wita," ucap Rizal.
adapun tim SAR gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian, yakni personel Kansar Palu, Kelompok Pecinta Alam (KPA) di Kabupaten Sigi, pihak keluarga korban, dan masyarakat.
Setelah korban berhasil dievakuasi, kata dia, selanjutnya tim melakukan pertemuan singkat pada pukul 15.30 WITA dan operasi SAR dinyatakan selesai.
"Kami berterima kasih kepada para pihak yang terlibat dalam kegiatan operasi. Kami mengimbau masyarakat yang melakukan kegiatan pendakian selalu memperhatikan kesiapan fisik maupun logistik," katanya.
Pewarta: Mohamad Ridwan
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.