kingsheadwye.com

Unpatti Ambon kembali luluskan 15 dokter untuk pemerataan kesehatan di Maluku - ANTARA News Ambon, Maluku

Ambon (ANTARA) - Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon meluluskan 15 dokter baru untuk memperkuat pemerataan pelayanan kesehatan hingga ke wilayah pelosok dan kepulauan di Maluku.

Wakil Gubernur (Wagub) Maluku Abdullah Vanath mengatakan kehadiran dokter-dokter baru tersebut menjadi peluang untuk memperkuat akses pelayanan kesehatan masyarakat, mengingat kondisi geografis Maluku yang terdiri atas banyak pulau dengan tantangan konektivitas dan aksesibilitas.

"Wilayah Provinsi Maluku memiliki tantangan dan jangkauan aksesibilitas yang jauh berbeda dibandingkan provinsi lainnya di Indonesia. Oleh karena itu, intensitas pengabdian para dokter sangat dibutuhkan untuk memastikan pelayanan kesehatan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga ke pelosok," ujar Wagub Abdullah Vanath di Ambon, Selasa.

Ia mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku terbuka dan siap menyambut para dokter baru untuk mengabdikan diri di wilayah kepulauan tersebut.

Menurut dia, keterbatasan anggaran dan kebijakan efisiensi yang berlangsung saat ini tidak boleh mengurangi semangat dan dedikasi tenaga medis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Ia menilai profesi dokter tidak hanya membutuhkan kompetensi medis, tetapi juga loyalitas, kepedulian sosial, dan kesiapan untuk melayani masyarakat di daerah dengan karakter geografis yang memiliki tantangan tersendiri.

"Profesi dokter merupakan tugas mulia yang membutuhkan loyalitas serta kepedulian sosial tinggi, terutama dalam melayani masyarakat di daerah dengan kondisi geografis kepulauan," katanya.

Ia berharap para dokter yang baru menyelesaikan pendidikan di Fakultas Kedokteran (FK) Unpatti dapat mengambil bagian dalam memperkuat sistem kesehatan di Maluku, termasuk bersedia mengabdi di daerah-daerah yang masih menghadapi keterbatasan tenaga kesehatan.

Selain menjalankan tugas pelayanan medis, Vanath juga meminta para dokter menjadi bagian dari upaya menjaga kerukunan dan perdamaian di tengah masyarakat.

Menurutnya, tenaga kesehatan memiliki posisi strategis karena berinteraksi langsung dengan masyarakat sehingga dapat turut membangun kepercayaan, solidaritas, dan kehidupan sosial yang harmonis.

"Jangan hanya menjadi tenaga medis, tetapi juga menjadi agen perdamaian dan perekat kerukunan antarwarga demi mewujudkan Maluku yang lebih sejahtera dan harmonis," ujarnya.

Sebanyak 15 dokter baru FK Unpatti yang diambil sumpahnya yakni dr. Safira Khairunisa Pa, dr. Santya Christa Jamlaay, dr. Riska Jean Solissa, dr. Ayu Lestari, dr. Yohannes, dr. Thomas Preldhi Sabono, dr. Hana Gesti Pratiwi, dr. Galih Persada Putra Tjandra.

Selanjutnya dr. Fatma Azzahra Rolobessy, dr. Wimma Arifah, dr. Rifdah A. Kotalima, dr. Isna Nadira Raharusun, dr. Tjok Prima Gratia Amelia, dr. Putri R. Z. Kelilau, dan dr. Adilah Nur Faizah Pelu.

Vanath berharap lulusan dokter Unpatti dapat berkontribusi dalam menjawab kebutuhan tenaga medis di Maluku sehingga kualitas dan jangkauan pelayanan kesehatan masyarakat dapat terus ditingkatkan.

Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Editor : Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.