kingsheadwye.com

Wali Kota Pematangsiantar pesan begini di SMP Cinta Rakyat 1 - ANTARA News Sumatera Utara

Pematang Siantar (ANTARA) - Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi SH MKn menjadi pembina upacara bendera di SMP Cinta Rakyat 1 Pematangsiantar, Senin (12/10). 

Diketahui, Wesly merupakan alumni sekolah yang berada di Jalan Sibolga Kelurahan Karo Kecamatan Siantar Selatan ini.

Dalam amanat, Wesly mengatakan, upacara bendera setiap hari Senin bukan hanya kegiatan rutin, tetapi juga menjadi kesempatan bagi kita untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, melatih kedisiplinan, serta membangun rasa tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa.

Siswa siswi diingatkan, keberhasilan di masa depan tidak hanya ditentukan oleh nilai akademik, tetapi juga oleh karakter, sikap, kedisiplinan, dan kemauan untuk terus belajar.

Karena itu, perlu sikap menghormati guru, menyayangi orang tua, menghargai teman, dan menjauhi segala bentuk perundungan atau di lingkungan sekolah..

Siswa siswi juga dimotivasi untuk tidak takut bermimpi besar. Makanya, harus menggunakan waktu untuk belajar, mengembangkan bakat, dan melakukan hal-hal positif. 

"Masa depan Kota Pematangsiantar juga berada di tangan generasi muda yang berpendidikan, berkarakter, dan memiliki semangat untuk maju," sebutnya.

Wesly juga menyampaikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada guru atas dedikasi dalam mendidik anak-anak.

Pendidikan, katanya, merupakan tanggung jawab bersama, sehingga diperlukan kerja sama antara sekolah, orang tua, pemerintah, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan berkualitas.

Upacara bendera turut dihadiri, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Fidelis Edy Suranta Sembiring, Kepala Dinas Pendidikan Syaiful Rizal, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Alwi Andrian Lumbangaol, dan Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Uli Ilal Mahdi Nasution SHI. 

Pewarta: Waristo
Editor : Akung

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.