kingsheadwye.com

Warga Penda Siron minta DPRD Murung Raya perjuangkan pembuatan sumur bor

Warga Penda Siron minta DPRD Murung Raya perjuangkan pembuatan sumur bor

Minggu, 20 September 2026 13:27 WIB

Image Print

Wakil Ketua I DPRD Murung, Dina Maulidah saat pertemuan pada kegiatan reses di Desa Penda Siron yang dilaksanakan di kantor desa setempat, Sabtu (19/9/2026). ANTARA/Dokumentasi Pribadi

Puruk Cahu (ANTARA) - Warga Desa Penda Siron, Kecamatan Laung Tuhup Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, menyampaikan berbagai aspirasi kepada Wakil Ketua I DPRD, Dina Maulidah yang datang melaksanakan reses, salah satunya meminta dikuatkan sumur bor untuk sumber air bersih masyarakat setempat.

"Memang salah satu hal mendesak dan sudah disuarakan oleh warga adalah kebutuhan akan sarana air bersih," kata Dina saat reses menyerap aspirasi warga dalam pertemuan di kantor desa setempat, Sabtu.

Pelaksanaan reses tersebut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat penting tingkat desa, seperti Sekretaris Desa (Sekdes), jajaran aparat desa, tenaga kesehatan (nakes), tenaga pendidik atau guru, serta para tokoh masyarakat setempat yang antusias menyampaikan usulan pembangunan.

Warga meminta agar pemerintah daerah dapat memfasilitasi pembuatan sumur bor untuk setiap RT guna mengantisipasi krisis air bersih dalam menghadapi musim kemarau yang sedang melanda saat ini.

Menurut Dina kebutuhan air bersih ini saat diperlukan oleh masyarakat setempat, terutama dalam menjalani dampak musim kemarau panjang yang dirasakan warga.

Selain persoalan ketersediaan air bersih, warga Desa Penda Siron juga mengusulkan adanya peningkatan infrastruktur jaringan kelistrikan di fasilitas pelayanan kesehatan desa dengan meminta dilakukan penyambungan aliran listrik PLN ke bangunan Puskesmas Pembantu setempat demi menunjang pelayanan medis.

"Kelengkapan fasilitas kesehatan seperti aliran listrik di Pustu tentu menjadi prioritas pelayanan dasar yang tidak boleh diabaikan, dan ini akan segera kita koordinasikan dengan pihak terkait," tambah Dina lagi.

Tidak kalah penting menurut Dina, sektor pendidikan anak usia dini turut menjadi sorotan dalam pertemuan reses tersebut melalui aspirasi mengenai kesejahteraan tenaga pendidik. Masyarakat dan para guru mendesak adanya perhatian serius dari pemerintah terhadap status serta bentuk honorarium bagi para guru Taman Kanak-Kanak (TK) yang selama ini mengabdi di desa.

"Peran guru TK sangat vital dalam fondasi pendidikan anak, sehingga kesejahteraan mereka melalui kejelasan bentuk honor yang layak sudah sepatutnya mendapatkan perhatian dan pengawalan serius dari lembaga legislatif," jelasnya..

Terkait semua aspirasi tersebut, Dina mengatakan bahwa berbagai ragam usulan dan aspirasi masyarakat Desa Penda Siron itu akan dibawanya dalam forum rapat DPRD agar dapat masuk ke dalam program pembangunan daerah ke depan.

Baca juga: Anggota DPRD Murung Raya serahkan pupuk dan alsintan ke Desa Panuut

Baca juga: Warga Muara Maruwei II usulkan peningkatan SDN 1 dan sarana olahraga

Baca juga: Jadi pemateri LDKM, Waket I DPRD Mura tekankan pentingnya menjadi pemimpin berdampak

Pewarta : Supriadi
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.