kingsheadwye.com

Alasan Son Ye Jin Kembali Main Drama Kolosal Lewat 'THE SCANDAL' Setelah 24 Tahun

Jadi intinya...

  • Son Ye Jin kembali ke drama kolosal setelah 24 tahun absen di serial Netflix "THE SCANDAL".
  • Ia menghindari genre ini karena tuntutan fisik dan kekhawatiran kostum hanbok yang rumit.
  • Sutradara Jung Ji Woo dan naskah menarik tentang Lady Jo mengubah keputusannya.

Liputan6.com, Jakarta - Son Ye Jin akhirnya kembali menjajal genre drama kolosal usai 24 tahun absen sejak film "Chihwaseon" (PAINTED FIRE) pada 2002. Kali ini, ia tampil sebagai Lady Jo dalam serial Netflix "THE SCANDAL", yang mengisahkan taruhan rayuan berbahaya di era ketika hasrat perempuan dianggap tabu untuk diperlihatkan.

Serial berisi delapan episode yang tayang penuh sejak 18 September 2026 ini pun langsung mencuri perhatian publik. Dalam sebuah wawancara, Son Ye Jin membuka cerita soal alasannya lama menghindari genre kolosal, hingga akhirnya memutuskan untuk kembali lewat peran yang disebutnya penuh tantangan ini.

Alasan Son Ye Jin Hindari Drama Kolosal Selama 24 Tahun

Son Ye Jin

Perbesar

Hanbok cerah Son Ye Jin. (Netflix)

Son Ye Jin mengaku sengaja menjauhi produksi drama kolosal selama bertahun-tahun karena pengalaman kurang menyenangkan di awal kariernya. Mengingat usianya yang masih muda saat debut, ia merasa tuntutan fisik dari genre ini membuatnya sulit tampil maksimal, hingga sempat berpikir genre kolosal bukan sesuatu yang bisa ia kuasai dengan baik.

Ia juga mengaku khawatir mengenakan hanbok lengkap dengan tata rambut rumit akan mengganggu konsentrasinya dalam berakting. Kekhawatiran itu pun terbukti saat syuting "THE SCANDAL", di mana ia harus mengenakan lapisan demi lapisan kain yang berat dan duduk dengan postur tegak sepanjang waktu, sebuah tantangan yang makin berat karena syuting berlangsung di musim panas.

Sosok Jung Ji Woo yang Mengubah Pikirannya

Yang akhirnya meluluhkan hati Son Ye Jin adalah keterlibatan sutradara Jung Ji Woo, yang dikenal lewat karya seperti "EUNGYO" dan "SOMEBODY". Ia mengaku memutuskan bergabung dengan proyek ini usai Jung menyampaikan keinginannya untuk menggali lebih dalam kisah Lady Jo, bukan sekadar menghadirkan ulang karakter tersebut seperti pada adaptasi film sebelumnya.

Ketertarikannya pada karakter ini pun semakin kuat usai membaca naskah, yang menurutnya memiliki daya tarik berlapis sehingga membuatnya ingin mencoba tantangan baru tersebut. Proses syuting sendiri berlangsung pada musim panas tahun lalu, dan Son Ye Jin mengaku sudah penasaran dengan reaksi penonton bahkan sebelum serial ini tayang.

Tantangan Memerankan Lady Jo yang Penuh Lapisan Emosi

Bagi Son Ye Jin, Lady Jo bukan sekadar perempuan yang mengajukan taruhan cinta berbahaya. Ia melihat karakter ini sebagai bagian dari kisah besar tentang perempuan-perempuan berbakat yang tidak bisa mengembangkan potensinya secara utuh akibat dipaksa menerima kenyataan pahit di zaman Joseon.

"Lady Jo bukan karakter yang bisa diungkapkan lewat satu emosi," ujar Son Ye Jin, menjelaskan daya tarik utama karakter tersebut baginya. Ia mengaku proses memahami dunia batin Lady Jo bukan hal mudah, hingga akhirnya menyimpulkan karakter ini sebagai perempuan berbakat yang gagal mencapai aktualisasi diri dan belajar berkompromi dengan kenyataan sembari menyembunyikan sebagian dirinya.

Proses syuting bersama Jung Ji Woo pun berjalan berbeda dari pengalaman sebelumnya, karena sang sutradara jarang memberi arahan spesifik dan lebih banyak mengajak para pemain berdiskusi panjang soal dunia batin karakter masing-masing. Son Ye Jin juga mengaku harus benar-benar mengontrol detail terkecil, mulai dari napas, ekspresi, hingga gaya bicara khas drama kolosal, demi menghindari kesan berlebihan saat memerankan emosi karakternya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Ria Ricis Batalkan Naik Helikopter di Bali, Sebut Staf Judes