Jateng menjadi tuan rumah forum kajian ketahanan energi nasional Lemhanas
Jateng menjadi tuan rumah forum kajian ketahanan energi nasional Lemhanas
Rabu, 9 September 2026 08:48 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. ANTARA/HO-Pemprov Jateng
Semarang (ANTARA) - Provinsi Jawa Tengah menjadi tuan rumah kajian ketahanan energi nasional dalam Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) Angkatan LXX yang diselenggarakan oleh Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas).
Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily di Semarang, Selasa, mengatakan, peserta SSDN akan melakukan kajian tentang mengenai energi baru terbarukan (EBT) di sejumlah wilayah di Jawa Tengah.
Dalam proses itu, kata dia, para perangkat daerah, pemerintah kabupaten dan kota, serta instansi terkait akan mendampingi proses kajian hingga penyusunan rekomendasi.
Menurut dia, Jawa Tengah sangat relevan menjadi percontohan karena konsisten menjalankan berbagai langkah nyata dalam mengoptimalkan EBT.
“Kami memandang penting menjadikan Jawa Tengah sebagai lokus studi Lemhannas karena telah menyelenggarakan berbagai upaya untuk memperkuat ketahanan energi nasional," katanya.
Ia menuturkan ketahanan energi merupakan bagian penting dari ketahanan nasional, terlebih di tengah ketidakpastian geopolitik dan dinamika harga energi dunia.
Potensi geothermal, tenaga surya, serta pengolahan sampah, kata dia, perlu terus dioptimalkan untuk memperkuat kemandirian energi.
Sementara Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan hasil kajian Lemhanas akan menjadi masukan bagi program energi yang telah berjalan, sehingga bisa digunakan untuk memperkuat kebijakan daerah.
“Rekomendasi dari hasil studi tersebut akan dikembalikan kepada kami untuk menjadi bahan evaluasi secara komprehensif,” kata dia.
Ia mengatakan Jawa Tengah saat ini mengembangkan sejumlah sumber energi alternatif, antara lain tenaga surya, panas bumi atau geothermal, serta pengolahan sampah menjadi energi.
“Program yang sudah berjalan akan dievaluasi. Kami menunggu rekomendasi dari Lemhannas untuk menjadi dasar pengembangan lebih lanjut," katanya.
Baca juga: Gubernur Lemhannas beri pembekalan geopolitik kepala daerah
Pewarta: Immanuel Citra Senjaya
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.