kingsheadwye.com

KPU Bangka Barat-Dukcapil pastikan data pemilih valid terverifikasi - ANTARA News Bangka Belitung

Bangka Barat, Babel (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) kabupaten setempat melakukan pemutakhiran data pemilih agar valid dan terverifikasi. 

"Kerja sama pemutakhiran data pemilih berkelanjutan ini dilakukan untuk memastikan akurasi, validitas dan kebaruan data pemilih dalam setiap tahapan pemilihan," kata Anggota KPU Kabupaten Bangka Barat Dwi Aprianto di Mentok, Senin.

KPU Kabupaten Bangka Barat dan Disdukcapil setempat melakukan sinkronisasi data kependudukan, termasuk data penduduk yang telah melakukan perekaman KTP elektronik, data penduduk meninggal dunia, pindah domisili dan penduduk yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih.

Berdasarkan hasil rekapitulasi pemutakhiran data pemilih berkelanjutan yang dilaksanakan pada triwulan I 2026, jumlah pemilih di Kabupaten Bangka Barat sebanyak 157.152 orang, terdiri dari 80.819 pemilih laki-laki dan 76.333 pemilih perempuan yang berasal dari 66 desa/kelurahan di enam kecamatan.

Sedangkan pada triwulan II 2026, jumlah keseluruhan pemilih sebanyak 158.655 orang, yakni 81.602 pemilih laki-laki dan 77.053 pemilih perempuan. Para pemilih tersebut tersebar di Kecamatan Mentok 40.391 orang, Simpangteritip 23.891 pemilih, Jebus 17.530 pemilih, Kelapa 26.565 pemilih, Tempilang 22.439 dan di Parittiga 27.839 orang.

Dari total keseluruhan 158.655 pemilih, terdiri dari pemilih Gen Z sebesar 29,1 persen atau 46.198 orang, pemilih Milenial sebanyak 53.912 orang atau 34 persen, pemilih Gen X mencapai 25 persen atau 39.740 orang, serta kelompok Baby Boomer sebesar 11,9 persen atau 18.805 orang.

Menurut dia, pihaknya sudah menindaklanjuti hasil pemutakhiran data melalui rapat pleno rekapitulasi pemutakhiran data pemilih berkelanjutan triwulan II 2026, yang dihadiri sejumlah unsur dari berbagai instansi terkait, antara lain Kepolisian, Kejaksaan dan pemerintah daerah setempat.

"Kita lakukan rapat pleno sesuai aturan yang berlaku agar perbaikan data pemilih ini sah sebagai dasar pembaruan Daftar Pemilih Tetap (DPT), kita juga ingin memastikan hak pilih warga terjamin pada tahapan pemilu berikutnya," ujarnya

Ia mengatakan pihaknya masih tetap membuka ruang bagi pihak pengawas dan masyarakat untuk memberikan koreksi terhadap data yang sudah disahkan karena sinergisitas menjadi kunci validitas data pemilih.

Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta
Editor : Feny Aprianti

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.