kingsheadwye.com

Pemkab Nganjuk alokasikan Rp40 miliar untuk proyek strategis - ANTARA News Jawa Timur

Nganjuk (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, mengalokasikan anggaran sekitar Rp40 miliar untuk mengerjakan proyek infrastruktur yang masuk dalam program strategis daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) pada 2026.

Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi mengatakan program strategis daerah tersebut terdiri atas 10 kegiatan yang mencakup sejumlah sektor, dengan tujuh kegiatan di antaranya berada di bidang PUPR.

"Di Nganjuk ini kami punya program yang namanya program strategis daerah. Kami kelompokkan ada 10 kegiatan, di PUPR ada tujuh," kata Bupati Marhaen di Nganjuk, Jumat.

Ia menjelaskan proyek PUPR tersebut meliputi peningkatan Jalan Gondang Kulon-Ngluyu, Jalan Sukomoro-Kecubung, rekonstruksi Jalan Taman Berdoa Asri, pembenahan Stadion Anjuk Ladang, peningkatan Jalan Sumber Miri-Lengkong, Jalan Wilangan-Bumo, serta Jalan Sawahan-Ngasem.

Untuk Jalan Gondang Kulon-Ngluyu, pekerjaan dilakukan pada ruas dengan lebar sekitar lima meter dan panjang sekitar 6,03 kilometer. Pekerjaan tersebut saat ini mulai dilaksanakan.

Selanjutnya, Pemkab Nganjuk juga mengerjakan Jalan Sukomoro-Kecubung yang sebelumnya sempat mendapat perhatian masyarakat karena kondisi jalannya. Ruas tersebut menjadi salah satu prioritas pembangunan infrastruktur pada tahun ini.

Pemkab Nganjuk juga melakukan rekonstruksi Jalan Taman Berdoa Asri di wilayah Pucuk, Kecamatan Gunung Pandan. Ruas tersebut disebut belum pernah mendapatkan penanganan secara menyeluruh sebelumnya.

Sementara itu, pembenahan Stadion Anjuk Ladang dilakukan untuk meningkatkan kualitas sarana olahraga, khususnya setelah kondisi stadion mendapat sorotan saat digunakan untuk pertandingan sepak bola.

Selain itu, Pemkab Nganjuk juga memperbaiki Jalan Sumber Miri-Lengkong yang dinilai membutuhkan penanganan karena kondisi jalan yang rusak dan sebelumnya belum mendapatkan perbaikan secara optimal.

Jalan Wilangan-Bumo juga menjadi perhatian karena sebelumnya pernah diperbaiki, tetapi kembali mengalami kerusakan setelah dilalui kendaraan berat pengangkut hasil tambang.

Adapun Jalan Sawahan-Ngasem diarahkan untuk mendukung pengembangan kawasan wisata alam. Pemkab Nganjuk berharap perbaikan akses tersebut dapat menunjang pengembangan wisata yang dikelola pihak swasta, masyarakat, pemerintah desa, maupun badan usaha milik desa.

Marhaen mengatakan total anggaran untuk tujuh proyek strategis PUPR tersebut berada di kisaran Rp40 miliar.

Ia juga meminta jajaran PUPR terus memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk melalui program unit reaksi cepat untuk menangani kerusakan jalan dan saluran drainase.

"Jangan lelah mengabdi untuk masyarakat. Jangan mengeluh karena capek. Kami juga punya program URC jalan, URC drainase, dan URC Jaga Tirta. Pagi laporan, siang langsung dibenahi," ujarnya.

Selain mengandalkan APBD, Pemkab Nganjuk juga berupaya mendapatkan dukungan pendanaan dari pemerintah pusat melalui sejumlah skema, seperti Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Insentif Fiskal (DIF), dan Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD).

Marhaen mengatakan upaya memperoleh dukungan anggaran dari pemerintah pusat terus dilakukan karena kebutuhan pembangunan infrastruktur tidak seluruhnya dapat dipenuhi melalui APBD.

"Kami harus terus mencari dana-dana tambahan untuk membantu masyarakat dalam rangka meningkatkan kesejahteraannya," katanya.

Pewarta: Asmaul Chusna
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.