Pengalaman Touring Sejauh 1.200 Km dari Jakarta ke Bali
Jakarta -
Untuk menyambut HUT RI ke-81, kali ini saya dan komunitas mobil ikonik dari Inggris melakukan touring sejauh 1.200 kilometer dari Jakarta menuju ke Bali.
Perjalanan darat penuh kebersamaan komunitas ini kami mulai sejak 31 Juli 2026. Total ada puluhan mobil Mini Cooper yang terlibat dalam acara touring bertajuk '1200 KM Touring Mini Cooper Owners Menuju Pulau Dewata'.
Perjalanan dari Jakarta kami tempuh dengan lancar tanpa ada kendala. Kami lewat jalan tol Trans Jawa hingga ke Probolinggo. Dari Tol Pasuruan-Probolinggo, perjalanan kami dilanjutkan ke jalan Pantura sejauh 175 kilometer menuju ke pelabuhan Ketapang untuk naik ferry menyeberang ke Bali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari Jakarta, kami mengisi bensin sebanyak 3 kali. Di rest area daerah Jawa Tengah, Jawa Timur, dan sekali sebelum tiba di Bali. Perjalanan menyeberang ke pulau Dewata pun lancar tanpa kendala berarti.
Hanya ada antrean kendaraan saat menyeberang di pelabuhan Ketapang, serta antrean saat turun di pelabuhan Gilimanuk. Namun itu wajar, mengingat ada banyak kendaraan lain yang mau juga pergi ke Bali.
Setibanya di Bali, rombongan disambut dengan penuh kehangatan dan kekompakan oleh Mini Cooper Bali Community yang telah menanti kedatangan rekan-rekan sesama penghobi otomotif.
Agenda touring hari pertama pada Sabtu (1/8) diikuti oleh lebih dari 30 mobil Mini Cooper. Destinasi pertama rombongan adalah Kebon Vintage Car untuk bersilaturahmi dengan Ketua Umum PPMKI (Persatuan Penggemar Mobil Kuno Indonesia), Om Jos Dharmawan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala BNN Bali, Brigjen Dr. Putu Putera Sadana. Beliau berpesan untuk terus mengampanyekan gerakan No Drugs, serta menjaga agar komunitas pecinta mobil ikonik ini tetap sehat, solid, dan senantiasa meningkatkan kerja sama demi memberikan manfaat bagi masyarakat.
Rombongan lantas melanjutkan perjalanan untuk bersilaturahmi ke Tuksedo Studio. Kami disambut langsung oleh sang owner Pudji Handoko beserta putranya, Laksmana Gusti Handoko (Gusti).
Di studio yang bermarkas di Gianyar ini, kami berkesempatan melihat langsung karya seni mobil klasik replika berkualitas tinggi hasil karya mereka, serta mendapatkan penjelasan langsung dari sang pendiri studio tersebut.
Di hari kedua, Minggu (2/8) komunitas kami mengikuti kegiatan dimulai dari Kantor IMI Bali yang bertempat di Nexx Showroom. Kedatangan kami disambut penuh keakraban oleh Ketua Umum IMI Bali, Gusti Ngurah Anom atau akrab disapa Ajik Krisna, pemilik toko oleh-oleh Krisna yang terkenal di Bali.
Di sini ada acara penyerahan plakat dan atribut touring dilakukan secara simbolis oleh Captain Mini Cooper Bali Community, Dendi Satrio. Dendi pun menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kehadiran rekan-rekan komunitas yang berasal dari luar Bali.
"Kehadiran teman-teman memberikan dampak dan manfaat besar bagi dunia pariwisata di Bali. Mulai dari sektor perhotelan, restoran, hingga UMKM lokal, semuanya merasakan perputaran roda ekonomi yang positif dari penyelenggaraan touring ini," kata dia.
Melalui kegiatan touring, komunitas Mini Cooper tidak hanya menyalurkan hobi berkendara dan mempererat tali silaturahmi antar sesama pemilik hobi, tapi juga turut ambil bagian dalam menggerakkan perekonomian dan pariwisata, serta menyebarkan pesan positif tentang keselamatan berkendara di Indonesia.