Persib Kecam Keras Penyerangan Bus Tim U-18 di Batang: Tak Ada Alasan yang Membenarkan Kekerasan
Senin, 12 Oktober 2026 - 12:58 WIB
VIVA – Manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) mengeluarkan pernyataan resmi untuk mengecam keras aksi kekerasan yang menimpa rombongan tim Elite Pro Academy (EPA) Persib U-18 di wilayah Batang, Jawa Tengah pada Minggu (11/10/2026) malam.
Baca Juga
Manajemen menilai tindakan penyerangan tersebut sangat membahayakan keselamatan para personel, ofisial, dan pemain muda yang sedang berjuang meniti karier di dunia sepak bola.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Manajemen Persib mengecam keras tindakan kekerasan yang mengancam keselamatan personel, ofisial, dan para pemain muda Persib EPA U-18," tulis pernyataan resmi manajemen Persib.
Baca Juga
Pihak klub menegaskan bahwa para pemain muda yang tengah menjalani proses pembinaan dan persiapan masa depan harus mendapatkan jaminan perlindungan serta lingkungan yang kondusif tanpa ada bayang-bayang ancaman kekerasan.
"Sebagai atlet yang sedang menjalani proses pembinaan dan mempersiapkan masa depan di dunia sepak bola, para pemain muda berhak mendapatkan perlindungan, rasa aman, dan kesempatan untuk berkembang tanpa ancaman kekerasan," lanjut pernyataan tersebut.
Baca Juga
Menyikapi insiden ini, manajemen Persib menyatakan bahwa segala bentuk tindakan yang membahayakan keselamatan orang lain tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun dan wajib diproses secara hukum.
"Tidak ada alasan apa pun yang dapat membenarkan tindakan kekerasan, terlebih ketika keselamatan para pemain muda turut terancam. Setiap tindakan yang membahayakan keselamatan orang lain harus ditindaklanjuti secara serius sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” demikian pernyataan sikap Persib Bandung.
Persija Jakarta Kutuk Keras Penyerangan Bus Persib di Batang, Desak Polisi Usut Tuntas
Manajemen Persija Jakarta kecam keras penyerangan bus Persib U-18 di Rest Area Batang (11/10). Persija desak aparat usut tuntas dan tegaskan rivalitas batasi lapangan.
VIVA.co.id
12 Oktober 2026