Polres Malang siagakan personel cegah api merambat dari Sabana Pengol - ANTARA News Jawa Timur
Malang Raya (ANTARA) - Kepolisian Resor Malang menyiagakan personel di Jemplang untuk mengantisipasi perambatan kebakaran dari Sabana Pengol, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, ke wilayah Kabupaten Malang, Jumat.
Kepala Seksi Humas Polres Malang AKP M Budiono di Malang, Jumat, mengatakan personel di Jemplang melakukan pemantauan perkembangan kebakaran bersama tim gabungan yang terdiri atas unsur TNI, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Masyarakat Peduli Api (MPA), dan Manggala Agni.
"Personel Polsek Poncokusumo bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan di wilayah Jemplang. Kami mengantisipasi api agar tidak merambat ke wilayah Kabupaten Malang," kata Budiono.
Selain melakukan pemantauan, tim di Jemplang juga dibekali peralatan pemadaman serta membantu penanganan kebakaran di Sabana Pengol yang berada di kawasan TNBTS.
Petugas gabungan juga melakukan pengamanan untuk memastikan keselamatan masyarakat di sekitar wilayah yang terdampak kebakaran.
Pemantauan turut dilakukan dari Pos Coban Trisula di Desa Ngadas, Kabupaten Malang. Petugas terus berkoordinasi dengan Balai Besar TNBTS dan tim pemadam untuk memperbarui informasi mengenai perkembangan titik api.
"Paling penting masyarakat mengikuti arahan petugas di lapangan, jangan mendekati titik kebakaran karena kondisi dapat berubah sewaktu-waktu," ujar dia.
Ia menegaskan akses wisata menuju Gunung Bromo dari Jemplang ditutup sepenuhnya. Penutupan juga diberlakukan di kawasan Sabana Lembah Watangan.
Sementara itu, akses menuju kawasan Bromo masih dapat melalui jalur Cemorolawang, Kabupaten Probolinggo, dan Wonokitri, Kabupaten Pasuruan.
Namun, wisatawan hanya diperbolehkan mengakses kawasan Bromo sampai area Lautan Pasir.
"Wisatawan supaya tidak memaksakan diri menuju kawasan yang ditutup, lalu tetap mengikuti informasi resmi dari petugas," kata Budiono.
Pewarta: Ananto Pradana
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.