Puluhan petugas dan warga binaan Lapas Simeulue jalani tes narkoba - ANTARA News Aceh
Simeulue (ANTARA) - Puluhan petugas dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Sinabang, Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh, menjalani tes narkoba dengan cara pemeriksaan urine.
Kepala Lapas Kelas III Sinabang Nazaryadi di Simeulue, Jumat, mengatakan pemeriksaan urine dilakukan mendadak tersebut sebagai upaya deteksi dini narkoba. Deteksi dini merupakan upaya pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan lapas.
"Ada sebanyak 20 petugas dan 20 warga binaan Lapas Sinabang menjalani tes narkoba dengan cara pemeriksaan urine. Pemeriksaan ini untuk memastikan Lapas Sinabang bebas narkoba. Kegiatan ini berkolaborasi dengan Kodim 0115 Simeulue dan juga Polres Simeulue," katanya.
Tes urine tersebut, kata dia, merupakan tindak lanjut dari ikrar bersama petugas dan warga binaan dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba.
Baca: Puluhan narapidana Lapas Sinabang dapat remisi HUT RI
Nazaryadi menegaskan jajaran Lapas Sinabang berkomitmen menjaga integritas serta melakukan langkah pencegahan peredaran dan penyalahgunaan dan peredaran narkoba di lingkungan lapas.
"Kami berkomitmen menjaga lingkungan Lapas Sinabang bebas peredaran serta penyalahgunaan narkoba. Kami akan terus memperketat pengawasan," kata Nazaryadi.
Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Simeulue Ipda Muhammad Kausar mengapresiasi langkah Lapas Simeulue melakukan deteksi dini narkotika dengan melibatkan aparat penegak hukum.
"Kami mendukung langkah preventif ini sebagai bukti nyata keseriusan lapas. Pengawasan bersama seperti ini penting memastikan tidak ada celah peredaran narkoba, sekaligus menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Simeulue tetap kondusif," kata Muhammad Kautsar.
Baca: Petugas gabungan inspeksi kamar warga binaan Lapas Sinabang
Pewarta: Ade Irwansah
Editor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.