Srondeng bawa pengalaman emas World Climbing Series ke Asian Games
Jakarta (ANTARA) - Atlet panjat tebing disiplin lead Indonesia, Tri Putra "Srondeng" Ramadani, membawa pengalaman meraih medali emas pada World Climbing Series Praha sebagai modal menghadapi Asian Games 2026 Aichi-Nagoya di Jepang pada 19 September hingga 4 Oktober.
"Target saya pribadi tentunya medali emas di Asian Games 2026, makanya saya berlatih memperbaiki teknik dan semoga bisa tampil maksimal," kata Srondeng kepada ANTARA di tempat pelatnas panjat tebing, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin.
Dia menyatakan, pencapaian di Praha, Ceko, menjadi dorongan kepercayaan diri untuk menghadapi debutnya di Asian Games.
Dia kini memusatkan perhatian pada peningkatan teknik memanjat, efisiensi gerakan, dan menjalani program latihan yang telah disiapkan tim pelatih agar tampil optimal pada ajang olahraga terbesar se-Asia itu.
Menurut dia, pengalaman menjuarai World Climbing Series memberikan pelajaran penting, terutama dalam aspek teknik dan efisiensi pergerakan saat menyelesaikan jalur lead.
Dia menilai perkembangan persaingan internasional membuat kemampuan teknis menjadi faktor yang semakin menentukan sehingga dia harus terus meningkatkan kualitas panjatan.
Baca juga: Veddriq yakin sabet emas panjat tebing Asian Games 2026
Srondeng juga menilai tuan rumah Jepang akan menjadi lawan yang patut diwaspadai, selain atlet-atlet Korea Selatan dan China yang konsisten tampil kuat dalam nomor lead di berbagai kejuaraan internasional.
Untuk menghadapi persaingan tersebut, dia memilih fokus menjalani setiap program latihan yang disusun pelatih. Intensitas latihan disebutnya relatif tidak berubah, yakni dua sesi setiap hari pada pagi dan sore, dengan jadwal pemulihan yang telah diatur dalam program timnas.
Atlet berumur 21 tahun itu menyatakan motivasi terbesar datang dari keinginan memberikan penampilan terbaik tanpa terbebani ekspektasi.
Dukungan keluarga justru membuatnya lebih tenang sehingga ingin tampil lepas ketika bertanding di Aichi-Nagoya dan memaksimalkan setiap kesempatan meraih hasil terbaik bagi Merah Putih.
Untuk menghadapi Asian Games 2026, Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) mengirim empat atlet untuk berlaga dalam disiplin lead.
Selain Srondeng, ada Raviandi Ramadhan, dan dua atlet putri, yaitu Sukma Lintang Cahyani dan Alma Ariella Tsany. Sementara untuk disiplin boulder akan diikuti si kembar Raviandi Ramadhan dan Ravianto Ramadhan.
Baca juga: Timnas panjat tebing siapkan simulasi ke Asian Games 2026
Pewarta: Donny Aditra
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.