kingsheadwye.com

Syarikat Islam Dorong Dakwah Ekonomi dan Jakarta Berkelanjutan, Hamdan Zoelva: Bangun Kemandirian Umat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Jakarta, VIVA – Syarikat Islam baru saja Seminar dan Dialog Publik bertajuk Jakarta Berkelanjutan di Teater Wahyu Sihombing, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta.

Baca Juga

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian menuju Kongres Nasional ke-42 yang akan digelar Surabaya, Jawa Timur, pada 18-20 Oktober 2026. Kongres di TIM kali ini mengusung tema Dakwah Ekonomi Menuju Kemerdekaan Sejati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah tokoh hadir dalam dialog tersebut, di antaranya Presiden Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam Hamdan Zoelva, Sekjen SI sekaligus Menteri Koperasi Republik Indonesia Ferry Juliantono, Direktur Utama PAM JAYA Arief Nasrudin, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Basri Baco, serta perwakilan PT Jakarta Propertindo (Perseroda) dan Kementerian Lingkungan Hidup.

Baca Juga

Presiden Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam Hamdan Zoelva menyebut Kongres ke-42 harus menjadi momentum untuk memperkuat dakwah ekonomi melalui gerakan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Dakwah ekonomi tidak cukup hanya menjadi gagasan. Ia harus hadir dalam gerakan nyata yang membangun kemandirian dan kesejahteraan umat," ujar Hamdan Zoelva, Kamis (1/10/2026).

Baca Juga

Di forum yang sama, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Basri Baco menilai kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk menjaga keberlanjutan Jakarta.

“Jakarta berkelanjutan membutuhkan kolaborasi. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan keterlibatan legislatif, dunia usaha, organisasi masyarakat, dan warga,” ungkap Basri Baco.

Sementara itu, Direktur Utama PAM JAYA Arief Nasrudin menyoroti ketahanan air sebagai salah satu aspek penting dalam mewujudkan kota yang berkelanjutan.

“Ketahanan air adalah bagian penting dari ketahanan kota. Pengelolaan air tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab satu institusi, tetapi membutuhkan kesadaran dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.” ujar Arief.

Seminar tersebut membahas sejumlah persoalan perkotaan yang berkaitan dengan keberlanjutan Jakarta. Topik yang diangkat meliputi ketahanan air, lingkungan, perubahan iklim, pembangunan berkelanjutan, hingga partisipasi masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rangkaian menuju Kongres Nasional ke-42 juga ditandai dengan peluncuran logo kongres. Logo tersebut memuat angka 42, lambang Syarikat Islam, lingkaran, serta panah emas yang mengarah ke atas.

Elemen-elemen dalam logo itu merepresentasikan kesinambungan, persatuan, pertumbuhan, dan semangat pembaruan yang menjadi bagian dari perjalanan organisasi.

Halaman Selanjutnya

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Syarikat Islam mendorong pertemuan berbagai gagasan di bidang ekonomi, sosial, dan lingkungan.