Unik, Ciamsi Digital di Pantjoran PIK Kirim Hasil Nasehat Langsung ke WhatsApp
AKURAT.CO Ada pengalaman berbeda yang bisa dicoba pengunjung saat menyambangi Pantjoran PIK.
Selain menikmati suasana dan kuliner bernuansa Tionghoa, pengunjung juga dapat mencoba tradisi ciamsi yang kini dipadukan dengan teknologi digital.
Konsep tersebut hadir melalui Ciamsi Digital di Cetiya Tian Shi Hua Guan Di Jing Se, Pantjoran PIK.
Secara umum, proses yang dijalani tetap seperti ciamsi yang selama ini dikenal. Pengunjung terlebih dahulu melakukan proses ciamsi hingga memperoleh nomor tertentu.
Perbedaannya terletak setelah nomor tersebut didapatkan. Alih-alih menerima hasil dalam bentuk lembaran kertas, pengunjung dapat memasukkan nomor ciamsi ke dalam sistem digital.
Hasil nasehat berdasarkan nomor tersebut kemudian dikirim langsung melalui WhatsApp.
Dengan cara ini, pengalaman tradisional tetap dipertahankan, sementara teknologi digunakan untuk membuat hasilnya lebih praktis.
Pengunjung tidak perlu membawa atau menyimpan kertas hasil ciamsi karena nasehat yang diperoleh dapat tersimpan langsung di ponsel.
Vinaya, salah satu pengunjung yang mencoba Ciamsi Digital, mengaku tertarik dengan perpaduan tradisi dan teknologi tersebut.
“Awalnya saya penasaran karena biasanya yang saya tahu hasil ciamsi berupa kertas. Di sini setelah dapat nomor, hasilnya bisa langsung masuk WhatsApp. Menurut saya menarik karena proses tradisionalnya tetap ada, tetapi hasilnya lebih praktis.”
Ciamsi Digital menjadi salah satu cara untuk menghadirkan pengalaman tradisional dengan pendekatan yang lebih dekat dengan kebiasaan masyarakat saat ini.
Teknologi tidak menggantikan proses utama ciamsi. Pengunjung tetap menjalani tahapan awal dan mendapatkan nomor secara langsung. Digitalisasi baru diterapkan pada tahap penerimaan hasil.
Dengan demikian, unsur tradisional dalam pengalaman tersebut masih tetap terasa, sedangkan penggunaan teknologi memberikan kemudahan bagi pengunjung untuk mengakses kembali hasil yang diperoleh.
Hasil yang dikirim melalui WhatsApp juga memungkinkan pengunjung membacanya kembali tanpa harus khawatir lembaran kertas terselip atau hilang.
Baca Juga: Basarnas: Enam Orang Meninggal dalam Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8