kingsheadwye.com

Untad Palu perkuat toleransi dan moderasi beragama di kampus

Palu (ANTARA) - Dekan Fakultas Hukum Universitas Tadulako (Untad) Palu, Awaluddin mendorong mahasiswa menjadi Duta Kerukunan untuk memperkuat toleransi dan moderasi beragama di lingkungan kampus serta mencegah berkembangnya intoleransi.

“Sebagai salah satu perguruan tinggi terbesar di Sulawesi Tengah, Untad memiliki populasi mahasiswa yang cukup signifikan. Kondisi ini menjadi potensi besar apabila dibarengi dengan pendampingan serta penguatan pemahaman mengenai toleransi,” katanya di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu.

Hal itu disampaikan Awaluddin terkait penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Fakultas Hukum Untad Palu dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Tengah. Kerja sama tersebut ditindaklanjuti melalui program pelatihan toleransi dan penguatan moderasi beragama di kalangan mahasiswa.

Menurutnya, isu intoleransi, radikalisme, dan terorisme memerlukan perhatian serius di lingkungan akademik. Merujuk pada data dan informasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), potensi penyebaran paham radikal tidak hanya menyasar mahasiswa, tetapi juga dapat menyentuh tenaga pendidik dan kependidikan.

“Jika dibiarkan tanpa penguatan pemahaman, tentu anak-anak kita ini rentan terpengaruh dan digiring ke arah yang tidak diinginkan oleh pihak-pihak yang tidak menghendaki kedamaian,” katanya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihaknya menyambut baik gagasan pembentukan Duta Kerukunan yang melibatkan mahasiswa dari berbagai latar belakang agama. Duta Kerukunan itu nantinya akan bertugas menyebarkan nilai-nilai toleransi dan menjadi contoh positif di lingkungan masing-masing.

Ia menekankan bahwa penunjukan Duta Kerukunan tidak boleh berhenti pada pemberian status secara seremonial. Program tersebut membutuhkan kolaborasi dan pendampingan berkelanjutan dari dosen dan pihak terkait agar peran para duta dapat berjalan efektif.

“Para duta ini diharapkan menjadi teladan dan pembawa dampak positif (virus positif) bagi teman-temannya yang lain,” harapnya.

Baca juga: Mentan ajak lulusan Untad jadi pencipta lapangan kerja

Baca juga: Untad-kampus China bertukar dosen untuk pengayaan bahasa dan budaya

Pewarta: Fauzi
Editor: Primayanti
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.