Wagub NTT dan DPR mendorong percepatan layanan Cath Lab RSUD Komodo
Wagub NTT dan DPR mendorong percepatan layanan Cath Lab RSUD Komodo
Sabtu, 25 Juli 2026 04:59 WIB
Wagub NTT Johni Asadoma (ketika kiri) bersama sejumlah anggota DPR RI berkunjung ke RS Komodo di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Jumat (24/7/2026). ANTARA/HO-Humas Pemprov NTT
Kupang (ANTARA) - Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma bersama Komisi IX DPR RI mendorong percepatan operasional layanan Catheterization Laboratory (Cath Lab) RSUD Komodo, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, guna memperkuat layanan kegawatdaruratan jantung bagi masyarakat dan wisatawan.
"RSUD Komodo memiliki peran strategis, bukan hanya melayani masyarakat Manggarai Barat, tetapi juga menjadi penopang layanan kegawatdaruratan bagi wisatawan di Labuan Bajo. Kami terus memperkuat fasilitas kesehatan ini, namun masih membutuhkan dukungan pemerintah pusat, terutama dalam pemenuhan dokter spesialis dan alat kesehatan strategis," kata Johni di Labuan Bajo, Jumat.
Dia mengatakan hal tersebut saat kunjungan kerja spesifik Komisi IX DPR RI ke RSUD Komodo dan UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Manggarai Barat.
Kunjungan tersebut dipimpin Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtuwene diikuti sejumlah anggota komisi, Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi, Wakil Bupati Yulianus Weng, jajaran BPJS Kesehatan, manajemen RSUD Komodo, serta tenaga medis spesialis jantung.
Dalam pertemuan tersebut, Anggota Komisi IX DPR RI Kamal menegaskan pentingnya penanganan cepat terhadap pasien serangan jantung karena memiliki batas waktu kritis selama 120 menit.
Menurut dia, pasien tidak boleh terlambat memperoleh tindakan pemasangan ring jantung hanya karena terkendala proses administrasi maupun kerja sama dengan BPJS Kesehatan.
Menanggapi hal itu, Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi menginstruksikan manajemen RSUD Komodo agar segera mengoperasikan kembali layanan darurat Cath Lab.
Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat siap menjamin pembiayaan pasien darurat yang belum ditanggung BPJS Kesehatan, termasuk pasien rujukan dari kabupaten lain di NTT.
"Jika ada yang membutuhkan pelayanan darurat, kita layani dan pemerintah daerah yang mengurus pembiayaannya," katanya.
Pihak BPJS Kesehatan menyatakan siap mempercepat proses kredensialing layanan kardiointervensi begitu dokumen diajukan oleh manajemen RSUD Komodo.
Asisten Deputi Direksi Kerja Sama Fasilitas Kesehatan BPJS Kesehatan dr Nur Indah Yuliaty menyebut proses administrasi akan dilakukan secara lebih fleksibel agar kerja sama layanan Cath Lab tidak perlu menunggu siklus reguler.
Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtuwene meminta BPJS Kesehatan memperkuat pendampingan kepada rumah sakit, terutama dalam menghadapi perubahan regulasi dan administrasi layanan.
Ia mengatakan komunikasi aktif antara BPJS Kesehatan dan rumah sakit penting untuk mencegah kendala administrasi yang dapat menghambat pelayanan kepada pasien.
Komisi IX DPR RI juga mengapresiasi tenaga medis spesialis jantung beserta seluruh jajaran RSUD Komodo yang tetap memberikan pelayanan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) sekaligus kawasan destinasi pariwisata super prioritas Labuan Bajo.
Kunjungan kerja tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis, di antaranya memastikan pasien serangan jantung yang membutuhkan tindakan darurat melalui fasilitas Cath Lab harus segera ditangani tanpa terhambat persoalan birokrasi maupun administrasi klaim pembiayaan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Wagub NTT dan DPR RI dorong percepatan layanan Cath Lab RSUD Komodo
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.