kingsheadwye.com

Warga Kota Gorontalo minta polisi tindak tegas pengendara melawan arah - ANTARA News Gorontalo

Gorontalo (ANTARA) - Warga Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo meminta kepada aparat kepolisian setempat untuk memberikan tindakan tegas terhadap oknum-oknum pengendara yang melawan arah lalu lintas.

Warga Gorontalo Alvina Alim di Kota Gorontalo, Selasa mengatakan sejak diberlakukan jalan satu arah di beberapa ruas jalan, masih ada pengendara yang nekat melawan arus dan membahayakan pengendara lain.

"Saya dua kali mengalami kecelakaan ringan akibat pengendara yang melawan arah, padahal pihak terkait telah memasang rambu lalu lintas dengan jelas pada tempat yang terlihat," kata Alvina.

Sebenarnya dengan adanya jalur satu arah, dapat mengurai kemacetan dan pengendara pada jalur yang sebenarnya juga merasa lebih leluasa dalam berkendara.

Namun sangat disayangkan kebijakan tersebut masih saja dilanggar oleh pengendara lain yang kemungkinan ingin mengambil jalur tercepat, meskipun hal itu disadari dapat membahayakan diri maupun pengendara lain.

Ia mengatakan perilaku berkendara melawan arah juga berpotensi menimbulkan konflik antar pengendara, dimana akibat dari perilaku buruk tersebut, termasuk dalam golongan mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

"Oleh karena itu kami sebagai warga Kota Gorontalo mendesak pihak terkait khususnya Kepolisian, untuk bertindak aktif dalam mencegah maupun menindak tegas oknum-oknum pengendara yang berperilaku demikian," kata dia.

Selain itu, desakan penegakan hukum juga disampaikan warga lainnya Erlan Talimu, yang mengeluhkan pengalaman serupa akibat dari perilaku pengendara melawan arah.

Menurut pengalamannya, perilaku tersebut banyak ditemukan di sekitar ruas jalan D.I Pandjaitan, dimana jenis pelanggaran tersebut justru terjadi pada waktu-waktu arus lalu lintas sedang padat.

Jika ditanya soal saran kepada pihak terkait, ia meminta polisi menyiagakan personel di titik-titik rawan pelanggaran lalu lintas, atau rutin berpatroli ke wilayah-wilayah yang dinilai berpotensi terjadi pelanggaran maupun konflik antar pengendara.

Ia juga meminta pihak terkait untuk merevisi beberapa ruas jalan agar tidak terjadi penumpukan kendaraan, maupun potensi pengendara melawan arah.

"Kami berharap semua pihak terkait memberikan perhatian terhadap kondisi seperti ini, dengan maksud untuk kepentingan dan keselamatan bersama," kata dia.

Keluhan yang sama juga datang dari kalangan pengemudi ojek daring Almus Gugu, yang mengatakan perilaku pengendara melawan arah dinilai sangat mengancam keselamatan pengguna jalan lain.

Selain berpotensi terjadi kecelakaan, perilaku tersebut sering kali menimbulkan kemacetan, sehingga selain rambu lalu lintas, diharapkan petugas kepolisian juga rutin melakukan patroli ke wilayah-wilayah dengan arus jalan satu arah.

"Sudah banyak kejadian, salah satunya di Jalan D.I Pandjaitan dan Jalan Sudirman. Selain menyebabkan kecelakaan, sering juga menimbulkan kemacetan. Kami rasa polisi juga harus tegas dengan pelanggar seperti ini agar ada efek jera dan menjadi pembelajaran bagi pengendara lain," imbuhnya.

Pewarta: Susanti Sako/Zulkifli Polimengo
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.